April 23, 2024

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Suka Nyepi Untuk Mencari Nomor, Berakhir Dengan Kematian Di Hutan Jati Wilayah Kalibodri

2 min read

Kendal, wartakadin.com Seorang warga dusun Sojomerto Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tidur di gubuk alas jati wilayah Kalibodri pada hari Sabtu (09/03/2024) sekitar pukul 7.00 wib. Dan diketahui dari KTP bernama Suromulyo berusia 58 tahun.

Jumari warga Manggung, pemilik lahan garapan saat ke ladang menemukan seorang laki-laki sedang tidur. Tetapi setelah didekati tidak kedengaran nafasnya hingga penasaran memanggil-manggil tidak ada respon terus ketakutan berlari lapor RT dan Kadus setempat.

“Saya sampai di lahan garapan saya sekitar jam 7.00 pagi saat menuju ke Gubuk untuk menaruh bawaan agar bawaan tidak kehujanan. Sebab hujan turun sejak dari kemarin sore,” tutur Jumari.

“Saya melihat ada orang tidur. Saya pikir masih tidur pulas. Saya panggil-panggil tidak menyahut. Saya takut lari ke kampung untuk memberitahukan Pak RT dan Pak Kadus, ada orang meninggal dunia di lahan garapan saya,” imbuhnya kepada wartakadin.com.

Berita kematian Suromulyo,warga dusun Sojomerto itu akhirnya menyebar dan menjadikan penasaran warga setempat ingin menyaksikan di TKP. Dan benar, bahwa ada seorang laki-laki telah meninggal dunia dalam posisi tidur dengan KTP dan Hand Phone tergeletak disampingnya.

Kadus Manggung ditemui di TKP menceritakan, kalau diberitahu oleh Jumari bila ada seseorang yang meninggal dunia hingga buru-buru ke TKP dan menghubungi Kepala Desa Sojomerto lewat HP.

“Saya diberitahu Jumari ketika sedang rapat PKK, kalau ada orang meninggal dunia,” tutur Kadus Manggung.

Kapolsek Patean AKP Toyib Suhartono bersama anggota mendapatkan laporan adanya orang meninggal dunia di wilayah hukumnya yang langsung mengecek kondisi tubuh yang meninggal dunia.

Karena tidak didapati adanya tanda-tanda adanya kekerasan atau penganiayaan langsung menghubungi dokter Puskesmas Patean. Dan saat berita ini diturunkan, dokter Puskesmas Patean sedang menuju ke TKP dengan mobil ambulance untuk membawa jenasah ke dusun Sojomerto.

Berselang dua jam sejak Suromulyo didapati meninggal dunia, Ahendi keponakan Jumari baru sampai ke TKP bersama Kades Sojomerto, Kadus dan Bekel yang menjelaskan bahwa kepergian Suromulyo sudah sejak kemarin pagi.

Dikatakan pula, almarhum itu sudah terbiasa pergi tidak pamit kepada keluarga.

“Kami terkejut saat ada yang menghubungi bahwa ada saudara yang meninggal dunia,” terangnya.

Tetapi diantara mereka yang datang itu, sempat ada yang nyeletuk bahwa Suromulyo sukanya menyepi untuk mencari nomor keberuntungan. Sriyanto

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *