Sun. Oct 25th, 2020

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Tahun Pertama, BPC HIPMI Kabupaten Bekasi Fokus Tingkatkan Daya Saing Anggota

2 min read

Setelah dimekarkan dari HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Bekasi Raya, Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kabupaten Bekasi Periode 2019 – 2022 yang diketuai Azmi Robbani resmi dilantik. Pelantikan yang dilakukan oleh Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jawa Barat, Jodi Janitra ini berlangsung di Hotel Cellecton, Jababeka Cikarang, Kamis (12/9).

Dalam kesempatan tersebut, Azmi mengungkapkan, di tahun pertamanya ini, HIPMI Kabupaten Bekasi akan fokus pada kualitas bisnis dan entepreneur masing-masing pengurus. Sehingga anggota pengusaha muda ini memiliki kapasistas untuk bersaing.

“Pengusaha muda harus mampu beradaptasi dengan segala perkembangan, termasuk perkembangan industri 4.0. Program kerja kita pasti berkaitan dengan perkembangan industri 4.0. Karena kita sebagai pengusaha muda sangat adaptif dengan perkembangan teknologi. Kita harus mengikuti perkembangan agar mampu bersaing,” ungkapnya.

Lebih lanjut Azmi menyebutkan HIPMI Kabupaten Bekasi memiliki 10 kepala bidang. Program-program yang akan dijalankan banyak yang terkait industri kreatif. Untuk itu akan dilakukan penguatan secara internal. Apalagi banyak pengusaha muda di Kabupaten Bekasi, masih ada yang terkendala dalam berbagai urusan di birokrasi. Pihaknya akan beraudiensi dengan instansi terkait untuk mencari solusi.

HIPMI Kabupaten Bekasi saat ini memiliki anggota sebanyak 60 orang. Pengusaha muda ini memiliki bisnis di berbagai sektor, sperti properti, IT, kuliner dan lain sebagainya.

Baca juga: KADIN Dan HIPMI Bersinergi Kembangkan Wisata Industri

Sementara itu, Jodi Janitra mengungkapkan bahwa, saat ini pengusaha muda di Jawa Barat mulai banyak yang bergelut bisnis startup. Dari hasil mapping ada lima sektor bisnis startup yang utama di Jawa Barat, yaitu fashion, kuliner, IT, properti dan event organizer. Jawa Barat yang penduduknya banyak adalah market potensial bagi ekonomi kreatif.

Jodi sejalan dengan HIPMI Kabupaten Bekasi yang mendorong agar pengusaha muda harus bisa memanfaatkan teknologi dan perkembangannya. “Mindset kita selalu berpatokan kalau teknologi 4.0 hanya untuk pengusaha di bidang teknologi. Padahal tidak seperti itu. Contohnya saya punya beberapa toko, dan saya bisa memanfaatkan teknologi 4.0 seperti aplikasi untuk karyawan,”ujar Jodi yang meminta pengusaha muda harus bangga dengan local wisdom atau kearifan lokal.

Acara pelantikan yang mengambil tema “Peran Generasi Muda Dalam Menghadapi Perkembangan Industri 4.0” ini juga dihadiri Asisten Daerah Bidang Ekonomi Pembangunan Kabupaten Bekasi, Entah Ismanto, Ketua Kadin Kabupaten Bekasi H. Obing Fachrudin, perwakilan Koperasi Pengusaha Logistik Indonesia, dan para sponsor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *