Kam. Sep 23rd, 2021

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Tebing Longsor di Perum BPK Protomulyo Ditalud Gunakan Dana Desa

2 min read

Kendal, wartakadin. Tebing tegak lurus yang menjadi pembatas perumahan Bukit Permata Kaliwungu (BPK) desa Protomulyo Kecamatan Kaliwungu Selatan tempo hari karena hujan lebat hingga melongsori dua rumah, kini ditalud dengan menggunakan anggaran dana desa.

Pada saat Kepala Desa Protomulyo Jumarno meninjau dua rumah warganya yang rusah akibat kelongsoran tanah tebing mengatakan, untuk menghindari terjadi longsor lagi perlu dibangun talud untuk penahan tanah untuk diusulkan biayanya ke Pemerintah Kabupaten Kendal. Tetapi dengan kondisi darurat yang harus segera membangun talud tebing itu akhirnya diambilkan dari dana desa tahun anggaran 2021 sebesar Rp 53 juta.

Anggaran Dana Desa yang diterima desa Protomulyo tahun 2021 dikatakan Jumarno sebesar Rp 1, 2 Milyar. Untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga terdampak Covid 19 sebesar Rp 670 juta. PPKM Rp 100 juta. Bencana alam sebesar Rp 380 juta. Sisanya Rp 430 juta untuk pembangunan phisik prioritas yang diusulkan pada tahun 2020. ” Yakni Rabat Beton dukuh Proto Wetan Perum Kaliwungu Indah dan Rabat Beton dukuh Proto Kulon,” jelas Jumarno.

Hal ini disampaikan Kades Jumarno kepada wartakadin.com usai melantik dan mengambil sumpah jabatan Kaur Keuangan Desa Protomulyo yang dijabat Eny Suprapti, mutasi menggantikan yang lama meninggal dunia.

Sementara Camat Kaliwungu Selatan Krenggo Karjilah SH menambahkan, bahwa untuk menalud tebing yang longsor tempo hari itu sudah dibenahi desa setempat.

Dan tebing itu seperti yang disampaikan Camat Krenggo Karjilah memang sangat rawan longsor karena tanahnya gembur. Dan Pemerintah Kabupaten Kendal belum bisa memberikan bantuan untuk perbaikan dinding rumah yang ambrol karena status tanahnya masih milik Pengembang Perumahan.

Hal ini dibenarkan Mas Adi pemilik rumah menyampaikan bahwa kepemilikan rumahnya melalui KPR BTN yang hingga sekarang belum membayar PBB. “Selama ini Kami memang belum mendapatkan bantuan untuk perbaikan rumah,” ungkap Mas Adi saat ditemui wartakadin.com di kediamannya di Perum BPK Protomulyo Kaliwungu Selatan Kabupaten Kendal.

“Waktu terjadinya tanah longsor yang menimpa rumah kami, hanya diberikan bantuan sembako dari BPBD Kab. Kendal dan Lazis NU,” ungkap Mas Adi.

Tetapi dari Kadus setempat katanya, mau membantu biaya tukang saja. Sedangkan saat ini yang kami butuhkan adalah berupa uang untuk memperbaiki dinding rumah yang ambrol. Demikian harapan Mas Adi. “Sampai hingga kini sejak rumah kami kelongsoran tebing, belum bisa memperbaikinya karena belum ada dananya,” keluh Mas Adi kepada wartakadin.com (Sriyanto).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *