Mon. Oct 26th, 2020

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Tiga Kopkar Sabet Penghargaan Koperasi Terbaik 2019 Tingkat Kabupaten Bekasi

2 min read

Pada puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-72 tingkat Kabupaten Bekasi, Sabtu (7/9/2019) ada tiga koperasi menyabet penghargaan sebagai yang terbaik pada 2019 yaitu Koperasi Karyawan (Kopkar) Fajar Surya Wisesa, Kopkar Sanoh, dan Kopkar PKPRI.

Pemberian penghargaan diberikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi, Agus Trihono. Tiga orang juga didaulat sebagai tokoh koperasi tahun 2019, yakni Abdul Muin, Gofar dan Alamsyah.

Ketua Kopkar Fajar Surya Wisesa, Fajar, merasa bangga koperasi yang dipimpinnya menyabet penghargaan koperasi terbaik di Kabupaten Bekasi bersama 2 koperasi lainnya. “Kami sendiri merasa senang mendapatkan penghargaan ini, merasakan ada perhatian dari pemerintah. Kopkar Fajar Surya Wisesa selama ini menjalankan fungsi koperasi yang sesungguhnya,” katanya.

Lebih lanjut, Fajar menyebut kopkar itu terdiri atas 2 bidang usaha, yakni koperasi simpan pinjam (KSP) dan ritel yang terdiri sekitar 1.500 anggota. “Tahun depan perencanaan kami sudah membuat aplikasi, segala kegiatan koperasi terkoneksi dengan online,” paparnya.

Dalam peringatan Harkopnas yang dipusatkan di Plaza Metropolitan Tambun Selatan ini mengambil tema ‘Reformasi total koperasi di era industri 4.0’. Agus mengatakan,”Harkopnas sebenarnya jatuh pada tanggal 12 Juli, karena berbagai kesibukan kita maka diadakan hari ini. Kita harap koperasi di Kabupaten Bekasi semakin maju.”

Baca juga: Wagub Jabar Minta Koperasi dan UMKM Gandeng Generasi Muda di Industri 4.0

Sementara itu, Ketua Dekopinda Kabupaten Bekasi, Toto Iskandar, menjelaskan pengambilan tema revolusi industri yang berarti koperasi di Kabupaten Bekasi harus bersiap menghadapi era digital. “Yang mana koperasi sudah tidak manual lagi, sudah berbasis IT, segala sesuatunya harus online. Nanti kita juga akan keluarkan kartu koperasi,” ungkap Toto.

Di Kabupaten Bekasi terdapat 623 koperasi yang dikategorikan aktif dan akan terus dibina menjadi sebuah kekuatan ekonomi dalam menyongsong era reformasi industri 4.0.

Asisten Daerah I, Juhandi mengatakan, peran Sumber Daya Manusia (SDM) dalam lembaga koperasi bukan hanya sekedar administratif, melainkan lebih mengarah kepada bagaimana mengembangkannya agar menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam menghadapi reformasi industri 4.0.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *