Pos-pos Terbaru

Mei 29, 2024

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Tinjau Bencana Alam Desa Kedungboto, Bupati Kendal Berikan Bantuan Paket Sembako dan Uang Tunai

2 min read

Kendal, wartakadin.com. Mendapatkan laporan adanya bencana alam di dusun Kedungboto Desa Kedungboto Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Bupati Kendal Dico M Ganinduto lakukan peninjauan ke lokasi bencana bersama para pimpinan OPD dan Instansi terkait seperti, BPBD, BAZNAS, PMI, Dinas Sosial, Dinas PUPR dan Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal pada Minggu (9/4/2023).

Di lokasi bencana, Bupati Dico sampaikan, bencana ini terjadi karena banjir kiriman dari sungai dalam atas akibat curah hujan deras mengikis tanah hingga longsor menyebabkan sebuah rumah roboh yang berada di tepi jalan. Selain merusakan dinding dan fondasi rumah milik warga dusun Kedungboto pada hari Sabtu (8/4/2022).

Dalam kunjungan ke beberapa rumah warga terkena bencana, Dico menyerahkan bantuan berupa paket sembako, uang tunai kepada warga yang rumahnya terkena bencana, juga nasi untuk berbuka puasa kepada puluhan warga.

Saat melihat kondisi rumah warga yang dindingnya rusak akibat kelongsoran bukit, Bupati Dico berfikir sejenak, dan meminta Kadis. PUPR Kendal Sudaryanto untuk lakukan penanganan selanjutnya, mengingat rumah tersebut berada dekat dengan bukit yang tinggi.

Kepada wartawan liputan Kendal, Bupati Dico sampaikan, bencana disini disebabkan oleh cuaca ekstrim dan hujan lebat hingga menyebabkan terjadi banjir dan tanah longsor. “Ada tiga rumah yang terdampak oleh Pemerintah, untuk memberikan bantuan perbaikan yang rusak dan mitigasi. Kedepannya agar tidak terjadi lagi bencana serupa,” tuturnya.

Kepada masyarakat, Bupati meminta, agar tetap bersemangat dalam bergotong royong, bahu membahu dan saling membantu satu dengan lainnya. Dalam musim ekstrim ini masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan berjaga-jaga.

Kepala Desa Kedungboto Ina Kristiani kepada wartakadin.com menuturkan, bahwa rumah yang rusak ada 5 di dusun Kedungboto. 2 rumah di dusun Gedeg, dan ada 6 titik longsor berasal dari Biting hingga turun ke Kedungboto yang diakuinya, longsor kali ini cukup parah.

Kejadian itu diterangkan, sekitar Sabtu siang pukul 2.00 wib. “Saya sedang berada di balai desa mendapatkan kiriman vidio ada 2 titik yang longsor, ternyata makin meluas. Yang paling parah diatas namanya bukit Nglimut. Rumah warga yang rusak parah seperti Sulmi dan Parto. Kelongsoran di dusun Gedeg, rumah Parman dan Bejo. Dan keseluruhan yang rusak ada 8 warga,” tuturnya.

Untuk antisipasi kedepan, ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten Kendal untuk membantu perbaikan jalur di jalan raya, dan membangunkan selokan, talud dan senderan karena melihat kondisi tanah di wilayah desanya yang rawan longsor.

Sementara Camat Limbangan Alfebian Yulando saat mendampingi Bupati Kendal juga menyampaikan pesan, dikatakan yang namanya alam itu juga mahluk hidup untuk dijaga dan dirawat.

“Ada hal-hal yang tidak bisa diduga dan diantisipasi yang namanya bencana itu haknya Allah SWT. Warga perlu ada pembekalan menghadapi kondisi tanah longsor dan bagaimana cara membuat rumah yang benar sesuai dengan aturan-aturan pemerintah.

Bagaimana membangun rumah diatas tebing dan diatas sungai itu berbahaya,” tuturnya.

Dijelaskan pula, hal ini karena tidak terlepas dari historis dan sejarah nenek moyang yang membangun rumah asal dimana saja tanpa berfikir resikonya. Sriyanto

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *