Sun. Oct 25th, 2020

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

UMKM Patebon Kendal Butuh Bapak Angkat

2 min read

Keberadaan UMKM melalui produknya bisa mengangkat nama daerah menjadi terkenal hingga memiliki brand dan kharakter yang mudah diingat atau mempunyai daya tarik untuk dikunjungi. Seperti contoh, Kudus dikenal dengan produsen jenang. Semarang kota lunpia dan wingko babat. Magelang terkenal dengan getuknya. Jogja khas dengan gudegnya. Dan masih banyak lagi kabupaten atau kota menjadi terkenal karena produk lokalnya.

Melihat itu, selayaknya UMKM khususnya di Kabupaten Kendal perlu mendapat dukungan dan dorongan agar tetap eksis dan berkembang. Hal ini seperti yang dikeluhkan oleh UMKM Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal nyaris tak tersentuh oleh program pembinaan dari Dinas atau Instansi Terkait yang mendorong Agus Teguh Imanto PNS Kecamatan Patebon selaku pembina UMKM tingkat kecamatan setempat bangkit dan terjun langsung untuk membina mereka dengan membuat forum UMKM Kecamatan Patebon Kendal. Dengan tujuan agar Pemerintah Kabupaten Kendal menaruh perhatian dan peduli untuk mengangkatnya seperti didaerah lain contohnya Kabupaten Kudus justru sudah merangkul UMKM Patebon yang memberikan ruang untuk pengenalan produk kripik jamur dan manisan labu Jipang dari produsen desa Tambakrejo Kecamatan Patebon.

Dapur Produksi Yang Sederhana

Dua produsen yang berkolaborasi ini telah melaunching produknya bersama-sama yang melangkah untuk mendapatkan sertifikat Halal setelah memiliki ijin PIRT. Akan tetapi dalam upaya meluaskan pasar menghadapi kendala permodalan dan peralatan untuk produksi. Contohnya untuk mencetak tutup kemasan plastik harus dengan mesin Cupsiller (tutup perekat) yang dibeli dengan dana pinjaman seharga antara Rp 775.000,- hingga Rp 1 juta.

Dituturkan Cahyaning Fajarwati, produsen kripik jamur dan Solichah produsen manisan labu jipang, produknya sudah dikenal di Kanada oleh Mentor dari Kanada yang diperkenalkan Kadin Jawa Tengah untuk memberikan pembekalan untuk bisa naik kelas tidak hanya produsen yang juga merangkap menjadi penjual tetapi bisa membangun industri makanan yang memiliki karyawan dan marketing.

Agus Teguh Imanto yang mendampingi dua produsen saat menerima Wartakandin Com, sangat berharap kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah apabila menggelar ivent yang terkait dengan aktivitas UMKM juga mengundang UMKM Patebon Kendal. Atau melalui Dinas Terkait dan Steak holder tingkat Jawa Tengah memberikan ruang produk UMKM Patebon Kendal agar dikenal luas. Agus menambahkan, dirinya berani menjamin bahwa produk UMKM Patebon Kendal tidak akan mengecewakan dan berani bersaing dengan produk UMKM daerah lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *