Sen. Jan 17th, 2022

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Untuk Naik Kelas, UMKM Kendal Terus Ditingkatkan SDM Dan Kualitas Produknya

2 min read

Kendal, wartakadin. Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di masa Pandemi Covid -19, keberadaannya menjadi primadona penyangga ekonomi Indonesia.

Sementara di tiap kabupaten dan kota, UMKM menjadi prioritas utama dalam program pengentasan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja.

UMKM bangkit ditengah Pandemi diantara keterpurukan para pelaku usaha lainnya yang membuktikan jati diri sebagai penguat ekonomi dan penceritaan Indonesia di mata dunia.

Hingga Pemerintah menaruh perhatian khusus untuk mendorong UMKM dalam penguatan SDM dan kualitas produknya melalui pendampingan juga bantuan sosial permodalan agar tetap kuat dan berkembang dimasa Pandemi Covid -19.

Di kabupaten Kendal Jawa Tengah, pembinaan dan penguatan SDM UMKM yang penyalurannya berada di tingkat kecamatan, hal ini dilakukan berdasarkan instruksi Bupati Kendal untuk mendukung visi dan misi Kendal menjadi kota industri dan pariwisata.

Melalui dinas perindustrian, koperasi dan UMKM, penguatan SDM dan pembinaannya dengan berbagai kegiatan, seperti : Sosialisasi HAKI dan Halal, Digitalisasi Pemasaran Online, Pelatihan packaging dan desain produk guna meningkatkan nilai jual produk UMKM Kendal.

Hal ini seperti yang disampaikan Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten Kendal Cicik Sulastri SH, MA, saat ditemui wartakadin.com di ruang kerja (8/11/2021) mengatakan, kegiatan pelatihan dilakukan secara bertahap melalui paguyuban UMKM di tingkat kecamatan.

Selain itu, dinasnya juga memberikan pendidikan rebrending contoh kemasan dengan harga terjangkau. Hal ini disampaikan Cicik, mengingat dalam pembuatan packaging yang mahal dari sisi desainnya.

“Dalam pelatihan pembuatan desain produk, mereka diberikan contoh desain melalui CD yang bisa dibawa langsung ke percetakan untuk memilih desain yang cocok dengan jenis produknya. Bagi yang tahun ini belum bisa ikut, tahun depan bisa diikutkan,” tuturnya.

Selain kegiatan sosialisasi untuk penguatan SDM, dinasnya juga memberikan pelatihan cara pengolahan ikan pari untuk menunjang produktivitas UMKM Kendal. Demikian Cicik menambahkan.

Cicik juga meminta kepada UMKM Kendal yang sudah membentuk paguyuban di tingkat kecamatan untuk bisa memunculkan produk unggulannya.

“Karena produk unggulan itu bisa digunakan dalam membuat pemetaan potensi lokal per kecamatan. Dan keragaman produk unggulan di 20 kecamatan di kabupaten Kendal bisa menjadi daya dorong Kendal dikenal sebagai kota Industri dan pariwisata,” pungkasnya. Sriyanto

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *