Sat. Jan 16th, 2021

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Jual Beli Onderdil Bekas, Sektor Informal Terpinggirkan

2 min read

Kendal, Wartakadin – Bermacam cara orang mencari rejeki, antara lain dengan membuka usaha jual beli onderdil motor second di lokasi Barito Kaliwungu Kabupaten Kendal.

Lokasi Barito di wilayah Desa Karangtengah Kecamatan Kaliwungu yang tepatnya ditepi jalan utama Kaliwungu adalah milik PU Bina Marga Provinsi Jawa Tengah.

Menurut penuturan ketua paguyuban pedagang Barito Kendal Zamroni, mengaku dirinya pernah didatangi oleh Petugas dari Semarang yang memberitahukan bahwa lahan yang ditempati ini adalah milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atau Dinas PU Bina Marga Jateng.

Petugas tersebut memgingatkan, bahwa pedagang disini sifatnya hanya bisa menempati tetapi tidak punya hak untuk memiliki apalagi menjualnya.

Akan tetapi seperti yang disampaikan Zamroni saat ditemui wartakadin.com mengatakan pernah mengganti rugi dengan pemakai sebelumnya per kios sebesar Rp 5 juta.

Masa Pandemi Sepi Pembeli

Zamroni ceritakan di musim Pandemi Covid 19 terjadi penurunan penghasilan sehari harinya. Katanya, bisa mendapatkan untung Rp 100 ribu sudah ucapkan “Alhamdulillah”. Dan katakan sejumlah itu sebenarnya tidak bisa mencukupi kebutuhan keluarga yang punya istri dan dua anak bersekolah.

Mengapa, bertanya pula, anaknya saat ini tidak berangkat ke sekolah tetapi justru kebutuhan malah bertambah. “Karena butuh beli HP Android dan kuota,” keluhnya.

Demikian pula yang dirasakan dalam musim Pandemi katakan, “Kami tidak tahu apa apa tentang adanya bantuan permodalan dari Pemerintah Pusat sebesar Rp.2,4 juta itu,” ungkapnya.

Selama ini katakan, kami hanya bisa utang ke bang titil yang mudah prosesnya tanpa syarat adanya jaminan yang sembari menunjuk lembaga koperasi yang kebetulan berada di seberang jalan.

“Terus terang mas, kami ini dipandang sebelah mata,” keluhnya.

Walau demikian, terlihat para pedagang di Barito Kendal berjumlah 20 orang ini tetap bertahan dan sudah punya jaringan pelanggan dari warga Kendal bahkan datang dari luar kota yang menjual onderdil dengan harga 50 persen dari harga beli onderdil yang baru yang di jual di toko toko onderdil motor.

Sebagai pelaku usaha di sektor informal, yang bisa dilakukan adalah bertahan hidup yang berpegang teguh dengan usahanya bisa mencukupi kebutuhan keluarganya. Demikian ungkap Zamroni kepada wartakadin.com yang ditemui di lokasi Barito Kendal hari ini. (Sriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *