Sun. Oct 25th, 2020

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Minggu Terakhir Kegiatan AIESEC President University di Kepulauan Seribu

2 min read

Tidak terasa sudah 6 minggu terlewati bersama para peserta sukarelawan dari berbagai negara dengan kolaborasinya bersama AIESEC di President University. Seminggu yang lalu mereka telah menyuguhkan penapilan menarik beserta event yang luar biasa dengan Global Village dengan 1000 lebih peserta, serta pelatihan dari berbagai organisasi yang luar biasa, kini minggu terakhir para peserta Morning Sunshine 4.0 dan E-Millennials sudah datang.

Baca Juga : Pengalaman Luar Biasa Bergabung di AIESEC President University

Pada minggu terakhir ini, sebenarnya kegiatan dari kedua proyek ini tidak terlalu jauh berbeda, dikarenakan keduanya akan lebih banyak menghabiskan waktu di Kepulauan Seribu. Kegiatan yang dilakukan oleh para peserta berlokasi pada Pulau Harapan bagi peserta Morning Sunshine 4.0 dan Pulau Tidung bagi peserta E-Millennials dari tanggal 13 hingga 20 Agustus 2019. Namun yang membedakan peserta E-Millennials dan Morning Sunshine 4.0 adalah pada Morning Sunshine 4.0 acara yang dilaksanakan di pulau dilakukan hanya hingga tanggal 18 Agustus dan dilanjutkan dengan kegiatan bebas dan persiapan untuk Farewell Party atau penutupan dan perpisahan untuk para Exchange Participants (EP).

Bersama Divers Clean Action, beberapa kegiatan yang dilakukan peserta Morning Sunshine 4.0 saat di Pulau Harapan adalah dengan bersama-sama mengumpulkan sampah-sampah terutama yang terbuat dari plastik pada pesisir pantai, tak hanya membersihkan sampah plastik mereka juga mengumpulkannya untuk selanjutnya sampah tersebut digunakan menjadi barang yang lebih berguna, seperti contohnya, sampah yang mereka kumpulkan dipotong hingga kecil dan dibuat sedemikian rupa hingga menjadi eco-brick yang dapat digunakan kembali. Selain itu, kegiatan lainnya yang mereka lakukan adalah menanam pohon bakau atau mangrove. Hal ini juga diperuntukan untuk meningkatkan jumlah pohon bakau untuk mencegah abrasi dan memperbaiki ekosistem dari pesisir pantai di Pulau Harapan. Para peserta juga melakukan sosialisasi tentang pentingnya lingkungan kepada beberapa teman-teman yang sedang melaksanakan camp pada pulau tersebut.

Sementara itu, peserta E-Millennials melakukan kegiatan yang serupa di Pulau Tidung, namun dengan lebih berfokus terhadap meningkatkan kepariwisataan Pulau Tidung. Selama satu minggu, bersama organisasi Jejak Seribu dan Pusat Budidaya dan Konservasi Laut (PBKL) para EP melaksanakan kegiatan seperti menanam manggrove di Pulau Tidung Kecil yang kemudian disambung dengan kegiatan menanam terumbu karang. Selain penanaman, peserta juga mendapat kesempatan untuk mengunjungi Museum Fosil Paus dan wilayah konservasi penyu dan snorkling di terumbu karang di sekitar Pulau Payung. Kegiatan lainnya seperti mengunjungi Sunset Viewing Spot dan Water Sports juga diadakan.

Di hari terakhir, para peserta mengadakan sebuah workshop bernama, “E-Millennials: Tidung for Sustainable Tourism,” bersama Tour Guide lokal untuk membahas hasil analisa, evaluasi, kritik dan saran para EP demi meningkatkan kesadaran tentang pentingnya dan bagaimana cara meningkatkan kepariwisataan di Pulau Tidung agar lebih berkualitas dan berkelanjutan. Sesi edukasi interaktif ini membahas tentang pentingnya dan bagaimana cara memberdayakan atau meningkatkan beberapa sumber daya yang dimiliki Pulau Tidung untuk meningkatkan pariwisata Pulau Tidung tersebut seperti, keindahan alam baik bawah laut maupun atas laut, sejarah yang dalam dan menarik, infrastruktur yang memadai, dan pentingnya kesadaran masyarakat untuk secara proaktif turut mendukung kepariwisataan Pulau Tidung agar berkelanjutan.

Setelah kegiatan di Kepulauan Seribu, pada tanggal 22 Agustus seluruh panitia dan peserta melakukan acara perpisahan atau Farewell Party. Dalam farewell party mereka berkumpul dan bersenang-senang, juga bertukar pikiran tentang pengalaman mereka selama di Summer Project AIESEC President University. Mereka juga melihat dokumentasi dari kegiatan yang telah 6 minggu mereka kerjakan demi mengubah dunia. Acara perpisahan juga ditambah seru dengan adanya roll dance yang tidak pernah lupa untuk selalu hadir dalam setiap acara atau kegiatan AIESEC. Malam penutupan ini menjadi malam yang bersejarah, karena dengan adanya malam penutupan berarti tugas para peserta dan panitia dalam Summer Project 2019 dengan 2 kegiatan inti, yaitu Morning Sunshine 4.0 dan E-Millennials sudah resmi berakhir. Sehingga saatnya untuk para exchange participant untuk kembali ke negara mereka masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *