Sab. Sep 25th, 2021

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Ngobrol Bareng Bersama Wakil Bupati Kendal Terpilih Di CarCentro Kendal

2 min read

Kendal, wartakadin. Kendal salah satu wilayah kabupaten di Jawa Tengah hingga kini belum memiliki brand emage. Padahal Kendal itu penghasil ikan bandeng yang sudah diproduksi menjadi aneka olahan bandeng seperti bandeng cabut duri, bandeng presto, pepesan bandeng dll.”Mengapa ini tidak diangkat untuk menjadi andalan Kendal sebagai Kota Bandeng,” usul Cahyanto.

Usulan untuk mengangkat Brand Kendal disampaikan dalam acara ngobrol santai yang dikemas Cahyanto pada acara rutin pertemuan bulanan anggota PHRI Kabupaten Kendal di CarCentro Kendal yang mengundang secara khusus bupati dan wakil bupati terpilih Pilkada Kendal 2020.

Ngobrol santai pada hari Selasa (22/12/2020) di CarCentro Kendal ini dihadiri wakil bupati terpilih Windu Suko Basuki, Kadisporapar Ir. Agung Setiawan, aggota PHRI Kendal, Pemilik CarCentro Kendal Mashuri, Direksi Hotel SAE INN Johan, Ketua PKPN Kendal Bambang, Kasat Binmas Polres Kendal, Kapolsek dan Danramil Patebon dan Komunitas Pecinta mobil bekas Kendal.

Usulan Cahyanto ditanggapi wakil bupati Kendal terpilih Basuki sampaikan, Kendal memiliki lambang keris Bahurekso dan Produsen Bandeng yang sudah dikenal luas. “Mengapa ini tidak diangkat menjadi brand Kendal,” kata Basuki.

Selanjutnya, Basuki sampaikan kepada pengurus PHRI Kendal untuk berperan aktif sebagai pelopor yang mengangkat pariwisata dan UMKM di Kendal. ‘Kita perlu melihat kota-kota lain yang sudah terkenal contohnya, Semarang dengan Lawangsewu dan Kota Lama. Magelang dengan Getuknya. Kudus kota kretek dan jenang, dll, mengapa Kendal tidak meniru mereka,” Basuki bertanya pula.

Jelasnya selain sektor pariwisata dan UMKM perlu ada daya tarik lainnya yang bisa mengundang banyak orang mau datang ke Kendal.

Dalam acara itu wakil bupati terpilih Windu Suko Basuki sampaikan pula, dalam upaya membangun industri di Kendal Pemerintah perlu perbaiki birokrasi perijinan dan kemudahan bagi investor. Agar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang sudah berdiri di Kendal cepat berkembang yang bisa menampung tenaga kerja khususnya dari orang Kendal. Basuki sampaikan rasa prihatinnya selama ini warga Kendal setiap pagi berbondong-bondong ke kawasan industri di Kota Semarang sebagai pekerja.

“Pengangguran di Kendal sudah mencapai 6000 hingga 7000 orang belum yang menjadi TKI dan TKW di luar negeri. Untuk itu, industri Kendal perlu dipacu agar segera beroperasi yang bisa menampung mereka,” ungkap Basuki.

Sementara Ketua PHRI Kendal Cahyanto sampaikan keluhan para pengusaha hotel dan restoran yang beberapa bulan ini income-nya menurun drastis akibat Pandemi Covid 19. Mereka berharap pula agar Pemerintah setempat memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan tamu yang menginap.

CarCentro Kendal yang menjadi ajang ngobrol bareng dan santai ini diharapkan juga menjadi pintu masuknya para pengusaha yang datang ke Kendal selain meramaikan bursa jual beli mobil baru dan bekas di Kabupaten Kendal. Demikian harapan Cahyanto disampaikan wartakadin,com usai acara ngobrol bareng bersama Windu Suko Basuki wakil bupati terpilih Pilkada Kendal 9 Desember lalu. (Sriyanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru